Menu

Produk Tembakau Alternatif Disebut Lebih Rendah Risiko, Peneliti Beberkan Hasil Kajian

Selasa, 28 Maret 2023 17:02 WIB
Produk Tembakau Alternatif Disebut Lebih Rendah Risiko, Peneliti Beberkan Hasil Kajian

ilustrasi Produk Tembakau Alternatif Disebut Lebih Rendah Risiko, Peneliti Beberkan Hasil Kajian

Laporan Wartawan Eropush News, Malvyandie Haryadi

Eropush News, JAKARTA - Produk tembakau alternatif seperti produk tembakau yang dipanaskan, kantong nikotin, hingga rokok elektrik, berdasarkan kajian ilmiah, memiliki profil risiko hingga 90 persen - 95 persen lebih rendah dibandingkan rokok.

Praktisi sekaligus peneliti dari Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) Amaliya menjelaskan, produk tembakau alternatif memiliki profil risiko kesehatan yang rendah karena menerapkan sistem pemanasan.

Hasil dari pemakaian produk ini adalah berupa uap air atau aerosol, bukan asap seperti pada rokok yang dibakar. Sehingga, produk tembakau alternatif berbeda dengan rokok.

Dia menjelaskan, penerapan sistem pemanasan menurunkan risiko pada senyawa kimia berbahaya dan berpotensi berbahaya.

“Dengan mengeliminasi proses pembakaran, kadar gas CO (karbon monoksida), CO2 (karbon dioksida), dan NOx (nitrogen moksida) pada produk tembakau alternatif mengalami penurunan siginifikan dibandingkan asap rokok konvensional,” ujarnya, Selasa (28/3/2023).

Dia berpendapat, produk tembakau alternatif dapat menjadi opsi bagi perokok dewasa yang memilih untuk terus menggunakan produk tembakau.

BERITA TERKAIT Ketua RT Ungkap Kembar Rihana Rihani Sering Belanja ke Luar Negeri, Gayanya Tinggi Padahal Tak Mampu - Halaman 4 Eropush News Ketua RT Ungkap Kembar Rihana Rihani Sering Belanja ke Luar Negeri, Gayanya Tinggi Padahal Tak Mampu - Halaman 4 KEJAM, Siti Dituduh Jadikan Anak Disabilitas sebagai Mesin ATM, Faisal Soh: Bisa Dicek Rekeningnya - Halaman 4 Eropush News KEJAM, Siti Dituduh Jadikan Anak Disabilitas sebagai Mesin ATM, Faisal Soh: Bisa Dicek Rekeningnya - Halaman 4 Akhirnya Raffi Ahmad Umumkan Nasib RANS Nusantara FC di Liga 1, Eks Bos Arema FC Langsung Komentar - Halaman 4 Eropush News Akhirnya Raffi Ahmad Umumkan Nasib RANS Nusantara FC di Liga 1, Eks Bos Arema FC Langsung Komentar - Halaman 4 TERNYATA Penyebab Higgs Domino Apk Hilang di Play Store Bukan Tutup 15 Juni, Ini Keterangan Resminya - Halaman 3 - Bangkapos.com Eropush News TERNYATA Penyebab Higgs Domino Apk Hilang di Play Store Bukan Tutup 15 Juni, Ini Keterangan Resminya - Halaman 3 - Bangkapos.com Dibongkar Netizen, Wali Kota Jambi Jebak dan Fitnah Keluarga Siswi SMP Syarifah Soal Rp 1,3 Miliar - Halaman 4 Eropush News Dibongkar Netizen, Wali Kota Jambi Jebak dan Fitnah Keluarga Siswi SMP Syarifah Soal Rp 1,3 Miliar - Halaman 4 Kombes Hengki Haryadi Terima Permohonan Maaf Hercules: Tapi Kalau Buat Salah, Tidak Ada Alasan! - Halaman 4 Eropush News Kombes Hengki Haryadi Terima Permohonan Maaf Hercules: Tapi Kalau Buat Salah, Tidak Ada Alasan! - Halaman 4 Skema Pochettino untuk Chelsea Musim Depan, 7 Pemain Bakal Dikorbankan, Ini Nasib Mykhailo Mudryk - Halaman 4 Eropush News Skema Pochettino untuk Chelsea Musim Depan, 7 Pemain Bakal Dikorbankan, Ini Nasib Mykhailo Mudryk - Halaman 4 Perbedaan Gaji Ronaldo, Benzema & Messi setelah Keluar dari Eropa, La Pulga: Uang Bukanlah Segalanya - Halaman 4 Eropush News Perbedaan Gaji Ronaldo, Benzema & Messi setelah Keluar dari Eropa, La Pulga: Uang Bukanlah Segalanya - Halaman 4

Hal ini diperkuat dengan hasil kajian ilmiah yang dilakukan YPKP bersama Skylab-Med di Yunani pada 2019 lalu. Hasil kajian ilmiah tersebut menyimpulkan produk tembakau yang dipanaskan memiliki aldehid (senyawa berbahaya) yang jauh lebih rendah daripada rokok.

Amaliya menilai pentingnya melakukan studi lebih lanjut untuk fokus pada penyelidikan hasil jangka panjang, keamanan, dan efektivitas mengenai produk tembakau alternatif.

“Hasil kajian ini penting untuk memvalidasi perbedaan profil risiko dan kegunaan produk tembakau alternatif yang tepat sasaran, khususnya bagi perokok dewasa,” tegasnya.

Pada kesempatan berbeda, Direktur Eksekutif Centre for Youth and Population Research Dedek Prayudi, mengatakan, kajian ilmiah tentang produk tembakau alternatif di luar negeri sudah masif dilakukan sehingga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, terutama bagi perokok dewasa.

Untuk itu, penting bagi Indonesia untuk dapat melakukan lebih banyak lagi kajian ilmiah mengenai produk tembakau alternatif secara komprehensif.

Nantinya, hasil kajian ilmiah tersebut dapat disosialisasikan kepada seluruh masyarakat, khususnya perokok dewasa, utamanya untuk mengatasi misinformasi yang masih banyak terjadi.

“Minimnya informasi akurat tentang produk tembakau alternatif semestinya direspons dengan cara melakukan lebih banyak kajian ilmiah dengan melibatkan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga asosiasi. Selanjutnya, kajian tersebut dapat diadopsi sebagai kebijakan-kebijakan publik untuk mengatasi masalah merokok atau bahaya rokok di Indonesia,” kata Dedek.

Menurutnya, akses terhadap informasi yang akurat, termasuk atas hasil penelitian, harus terbuka luas, utamanya di tengah maraknya hoaks.